Tips Diet Sehat Untuk Otak dan Jantung

Tampaknya makanan yang baik untuk jantung, baik pula untuk otak.  kiat mendapatkan manfaat gizi terbaik untuk kedua organ penting dalam hidup kita tersebut.

1.    Membatasi jumlah kalori

Kelebihan lemak tubuh meningkatkan risiko terkena penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Kedua penyakit degeneratif ini berisiko menyebabkan stroke ringan di otak yang dapat membuat Anda kehilangan memori, demensia, bahkan menderita Alzheimer.

2.    Makan lebih banyak lemak baik
Asam lemak esensial yang kita temukan pada ikan membantu mencegah penyumbatan pembuluh jantung. Asam lemak ini juga ditemukan pada kacang-kacangan, alpukat, minyak kanola, minyak zaitun.

3.    Pilih daging tanpa lemak
Misalnya daging ayam tanpa kulit dan daging tenderloin. Daging kaya lemak jenuh seperti daging burger adalah penyebab penyumbatan pembuluh jantung.

4.    Konsentrasi ke karbohidrat kompleks
Seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan gandum. Jenis makanan ini bermanfaat untuk kolesterol baik penjaga kesehatan jantung kita. Di samping itu, jenis karbohidrat ini juga menjaga nafsu makan dan membantu membakar lemak. Sayur dan buah yang berwarna cerah juga merupakan zat antioksidan penjaga kesehatan otak.

5.    Tambahkan kunyit!

Warna kuning pada masakan yang berasal dari kunyit selain menyedapkan makanan, juga bermanfaat untuk kesehatan karena kandungan curcumin di dalamnya. Curcumin adalah zat aktif dalam kunyit yang bermanfaat sebagai zat antipembengkakan dan antioksidan.

6.    Minum teh hijau dan hitam
Buat teh tanpa gula sebab kedua jenis teh itu bebas kalori dan kaya antioksidan.

7.    Minum anggur

Tentu selama Anda tak ada halangan kesehatan untuk mengonsumsi minuman gaya ini. Segelas anggur sehari dapat membantu melindungi otak dari kemunduran. Begitu menurut penelitian yang ditulis di Journal of the American Medical Association. Anggur merah juga dikenal mengandung antioksidan.

8.    Hindari makanan sampah
Terutama kudapan yang mengandung gula tinggi dan makanan olahan. Keduanya menyebabkan pembengkakan di dalam tubuh dan meningkatkan kadar glukosa dalam darah kita.

Posted on Februari 15, 2010, in health and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. makasih infonya,
    ini lebih kearah pola hidup yg sehat y?

    saya jg sedang belajar menulis
    kunjungi blog saya ya
    http://4lifetransferfactorbandung.com/

    salam kenal

  2. kamu pnya fb ato twitt gk???
    qt jd bs b’tman…
    km lgs add q j y.. mo2_21_jian@yahoo.co.id
    mksih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: